Minggu, 27 Maret 2022

Efek Tyndall




Efek Tyndal adalah peristiwa penghamburan cahaya oleh partikel-partikel koloid. Gejala Efek tyndall hampir dapat dilihat di segala aspek kehidupan. Mulai dari pemanasan global yang disebabkan oleh efek rumah kaca hingga pembiasaan cahaya yang menghasilkan fenomena alam yang paling indah yaitu pelangi. 
Dalam realitasnya efek Tyndall dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, diantaranya :
1) Sorot lampu proyektor di gedung bioskop akan tampak jelas ketika ada asap rokok sengga gambar film yang ada di layar menjadi tidak jelas.
2) Sorot lampu mobil pada malam hari yang berdebu, berasap, atau berkabut akan tampak jelas.
3) Berkas sinar matahari yang melalui celah daun pepohonan pada pagi hari yang berkabut akan tampak jelas.
4) Terjadi warna biru di langit pada siang hari. Hal ini disebabkan karena udara mengandung partikel-partikel koloid yang berupa debu, awan, dan kabut. Partikel tersebut akan menghamburkan cahaya matahari yang melaluinya. Spektrum warna cahaya matahari yang dihamburkan oleh partikel koloid mempunyai intensitas yang berbeda tergantung panjang gelombangnya. Semakin pendek panjang gelombang, semakin banyak cahaya yang dihamburkan. Spektum cahaya matahari tersebut meliputi ungu-nila-hijau-biru-kunung-jingga-merah. Spektrum cahaya unggu, nila, dan biru mempunyai panjang gelombang yang pendek sehingga mudah dihamburkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar