Efek Tyndal adalah peristiwa penghamburan
cahaya oleh partikel-partikel koloid. Gejala Efek tyndall hampir dapat
dilihat di segala aspek kehidupan. Mulai dari pemanasan global yang
disebabkan oleh efek rumah kaca hingga pembiasaan cahaya yang
menghasilkan fenomena alam yang paling indah yaitu pelangi.
Dalam realitasnya efek Tyndall dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, diantaranya :
1) Sorot lampu proyektor di gedung bioskop akan tampak jelas ketika
ada asap rokok sengga gambar film yang ada di layar menjadi tidak jelas.
2) Sorot lampu mobil pada malam hari yang berdebu, berasap, atau berkabut akan tampak jelas.
3) Berkas sinar matahari yang melalui celah daun pepohonan pada pagi hari yang berkabut akan tampak jelas.
4) Terjadi warna biru di langit pada siang hari. Hal ini disebabkan
karena udara mengandung partikel-partikel koloid yang berupa debu, awan,
dan kabut. Partikel tersebut akan menghamburkan cahaya matahari yang
melaluinya. Spektrum warna cahaya matahari yang dihamburkan oleh
partikel koloid mempunyai intensitas yang berbeda tergantung panjang
gelombangnya. Semakin pendek panjang gelombang, semakin banyak cahaya
yang dihamburkan. Spektum cahaya matahari tersebut meliputi
ungu-nila-hijau-biru-kunung-jingga-merah. Spektrum cahaya unggu, nila,
dan biru mempunyai panjang gelombang yang pendek sehingga mudah
dihamburkan.
